Studi Banding Balai Besar Rehabilitasi ke Instalasi Penelitian Plasma Nutfah Perikanan Air Tawar

Print

Studi Banding Balai Besar Rehabilitasi ke Instalasi Penelitian Plasma Nutfah Perikanan Air Tawar  Dalam rangka persiapan kegiatan keterampilan bagi residen, Balai Besar Rehabilitasi BNN melakukan studi banding di Instalasi Penelitian Plasma Nutfah Perikanan Air Kementerian Kelautan dan Perikanan di Cijeruk Bogor (1/2). Kegiatan ini diikuti oleh para staf beserta beberapa residen serta didampingi oleh Kasubag Keuangan, Humas dan Rumga, M. Fierzha Mucharom, M.Si. Psi.

Read more...

Pelayanan VCT bagi residen di Balai Besar Rehabilitasi BNN

Print

Pelayanan VCT  bagi residen di Balai Besar Rehabilitasi BNNBalai Besar Rehabilitasi BNN memberikan pelayanan berupa rehabilitasi penyalah narkoba secara terpadu baik pelayanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial kepada para pecandu dan penyalahguna narkoba. Salah satu pelayanan rehabilitasi medis yang diberikan yaitu  VCT (Voluntary Counseling Test), merupakan proses konseling pre- testing, konseling post-testing, dan testing HIV secara sukarela yang bersifat confidential. VCT diberikan kepada residen difasilitasi oleh konselor VCT, yang juga merupakan staf bagian medis Balai Besar Rehabilitasi BNN.

Read more...

Peran Keluarga sebagai Recovering Partner dalam Pemulihan

Print

200 Ruangan Auditorium Balai Besar Rehabilitasi BNN siang ini, Sabtu (23/1) tampak ramai oleh keluarga residen yang akan mengikuti acara Family Support Group (FSG). Kegiatan FSG memang rutin diselenggarakan oleh Balai Besar Rehabilitasi BNN sekali dalam tiap bulannya. Family Support Group adalah suatu bentuk kelompok dukungan keluarga residen melalui kegiatan pertemuan sesama orang tua residen untuk berbagi perasaan, pengalaman, dan harapan orang tua. Dalam kegiatan Family Support Group (FSG) kali ini bertemakan Peran Keluarga sebagai Recovering Partner dalam Pemulihan.

 

Read more...

Materi Identifikasi Proses Relapse dalam Kegiatan Therapeutic Session Residen

Print

Materi Identifikasi Proses Relapse dalam Kegiatan Therapeutic Session Residen Dalam proses rehabilitasi penyalahguna atau pecandu narkoba tidak hanya diharapakan pulih, namun setelah menyelesaikan program rehabilitasi diharapakan mampu mempertahankan kepulihannya. Pembekalan mengenai identifikasi  relapse (kekambuhan) pun  sangat penting  bagi residen yang sedang menjalani program rehabilitasi.  Demikian materi mengenai Identifikasi Proses Relapse yang disampaikan dalam kegiatan Therapeutic Session oleh  Ismet dari RS. Dr. H Marzoeki Mahdi Bogor pada hari Selasa (19/1) di Gedung Serba Guna Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido Bogor.

Relapse (kekambuhan) erat kaitannya dengan dunia adiksi. Dalam penyalahgunaan narkoba kemungkinan relapse selalu ada selama pecandu masih hidup Relapse sendiri merupakan masa pengguna/pecandu kembali menggunakan narkoba.  Banyak hal yang mengakibatkan seorang pecandu kembali menggunakan narkoba, salah satunya bergaul karib dengan pecandu aktif, status emosi yang negatif atau mengalami setres dan juga hal-hal yang mengingatkan pecandu pada narkoba yang sering digunakannyaPencegahan relapse merupakan satu elemen penting dalam program rawatan atau pemulihan. Oleh karena itu pencegahan relapse dapat diidentifikasi melalui faktor-faktor terjadinya relapse.

Kegiatan diawali pretest mengenai materi yang akan dibawakan kemudian dilanjutkan materi yaitu beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seorang pecandu akan kemungkinan terjadinya relapse setelah keluar dari rehabilitasi, yaitu perubahan sikap pecandu dimana pecandu tersebut tidak berpartisipasi pada recovery program serta merasa bahwa daily activity sangat membosankan dan dapat menimbulkan stres; kehilangan struktur rutinitas; kesulitan mengambil keputusan; hilangnya pilihan alternatif dalam mengatasi masalah, struktur sosial yang dibentuk mengalami kemunduran.

Residen antusias dan aktif mengikuti seminar tersebut. Berbagai pertanyaan pun menggulir demi satu pertanyaan baik residen baik female maupun male.  Diakhir seminar, dibagikan kembali post test kepada residen mengenai topik materi yang telah diberikan. Diharapkan dengan adanya seminar ini, residen dapat mengenali gejala-gejala relapse dan cara mengatasinya sehingga residen mampu mempertahankan kepulihannya untuk tidak kembali menggunakan narkoba.  

 

 

 

Page 1 of 17